Memaknai Hari Santri dan Penguatan Literasi Pesantren, PC IPNU IPPNU Tangerang Selatan Sapa Para Santri dengan Berbagi Buku

Kegiatan Sapa Santri

pelajarnubanten.or.id Tangerang Selatan– Sapa santri merupakan salah satu rangkaian kegiatan semarak Hari Santri Nasional (HSN) 2021 yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama’ (PCNU) Kota Tangerang Selatan melalui Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI NU) dan bekerja sama dengan beberapa badan otonom NU termasuk IPNU dan IPPNU. Sapa santri ini dilaksanakan di 6 pondok pesantren yang ada di Tangsel yaitu PP Sabiluna, PP Al-Amien, PP Al-Tsaniyyah, PP Al-Matiin, PP Jam’iyyah Islamiyyah, dan PP Madinatunnajah (13-18/10/2021).

Sapa santri ini dikemas dengan kegiatan yang menarik. Selain memperkenalkan IPNU dan IPPNU, kegiatan ini diwarnai dengan wakaf berbagi buku dan mendatangkan motivator nasional. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kapolres Tangerang Selatan, ketua PCNU Tangerang Selatan,  pengurus RMI Tangsel, Banser, Banom NU lainnya, para pimpinan dan ustadz-ustadzah Pondok Pesantren di Tangerang Selatan yang menjadi lokasi sapa santri.

Sekretaris PC IPNU Tangsel, Rekan Aldi Gunawan dan ketua PC IPPNU Tangsel, Rekanita Hilda Nurhidayah memperkenalkan sekaligus memaparkan apa itu IPNU IPPNU, apa saja kegiatannya dan manfaat mengikuti IPNU IPPNU kepada para santri.

“Kami pengurus IPNU IPPNU sangat bangga dapat hadir di tengah-tengah santri dan bisa memotivasi para santri yang sedang berjuang di pesantren. Pengurus IPNU IPPNU yang rata-rata alumni pesantren dan pernah menjadi santri bisa mengenang keseruan masa-masa di pesantren melalui kegiatan sapa santri ini.”, imbuh Hilda.

Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan, K.H Abdullah Mas’ud dalam sambutannya menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) 2021 ini cukup padat dan meriah. Salah satunya adalah kegiatan sapa santri yang telah dilaksanakan di beberapa pondok pesantren di Tangsel.

“Sapa santri yang dikemas dengan wakaf 1000 buku untuk santri dan menghadirkan para santri yang telah sukses ada dari politisi, birokrat, motivator, pengusaha, da’i yang sudah melintasi berbagai negara turut dihadirkan di momen sapa santri ini.”, ungkap Kyai Mas’ud.

Sekretaris RMI NU, Ustad Irfandi Ahmad, SH, SHI, MH mengatakan bahwa budaya literasi memang tak lepas dari dunia santri. Oleh karena itu, dukungan penguatan literasi di pesantren harus terus dioptimalkan.

“Dengan mengadakan wakaf 1000 buku untuk santri diharapkan dapat meningkatkan kualitas literasi santri. Menyerukan gerakan literasi pesantren juga sebagai upaya mengimbangi radikalisme yang marak dikampanyekan di berbagai media.”, tegas Irfan.

Nanang Qosim Yusuf, motivator nasional yang turut dihadirkan dalam sapa santri ini menyampaikan beberapa pesan yang tentunya menambah motivasi semangat belajar para santri. Salah satu kutipan yang disampaikan sang motivator ialah “Orang gagal punya seribu alasan sedangkan orang sukses hanya punya satu alasan yaitu tidak ada alasan.”

Para santri sangat antusias mengikuti rangkaian kegiatan ini. Ucapan terima kasih atas terselenggaranya sapa santri ini juga datang dari pimpinan pondok pesantren. Dengan adanya kegiatan ini diharapkan mampu mendorong semangat para santri dalam belajar di pondok pesantren dan peningkatan literasi santri sangat penting guna mengawal transmisi keilmuan di Indonesia.

Kontributor : Anis Fazirotul (PC IPPNU Tangsel)

Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *