BLK Al Marjan Latih Teknologi di Masa Pandemi

Pelajarnubanten.or.id , Kabupaten Lebak,      Badan Latihan Kerja (BLK) Al Marjan tetap melaksanakan pelatihan teknologi pada masa pandemi Covid-19 dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
BLK ini berada dibawah naungan Kemenaker, dan diserahkan sepenuhnya kepada Pondok Pesantren Al Marjan pada tahun ke II setelah peresmian BLK.
“Kalau untuk sekarang ini BLK sudah jadi milik pondok dan sudah diserahkan ke pondok, dari mulai pembangunan sampai tahun ke II berdirinya itu masih milik negara dan setelah sudah ada jangka waktu, baru ada pengalihan kepemilikan dari negara ke Ponpes Al Marjan,” kata Asisten Instruktur BLK Dede Sapei, Selasa (29/6/2021).
Sapei menjelaskan 2021 merupakan tahun yang penuh problem untuk BLK ini, tidak hanya problem edukasi teknologi tetapi ada juga problem pembangunan yang telah terjadi angin puting beliung yang menghantam gedung BLK Al Marjan ini, dan mengakibatkan kerusakan atap dan tembok dinding.
“Akibat insiden puting beliung ini juga aktivitas pelatihan teknologi menjadi terhambat yang biasanya dilaksanakan setiap tahunnya mencetak minimal 2 angkatan pelatihan dengan 28 hari pelatihan setiap angkatannya, tetapi tahun ini hanya bisa mencetak satu angkatan saja,” ujarnya.
Peserta BLK Al Marjan pada angkatan tahun 2021 hanya ada 16 orang dari masyarakat Kecamatan Cipanas, karena harus mematuhi peraturan yang dikeluarkan Dinas Kesehatan Provinsi Banten untuk membatasi jumlah peserta dan penerapan protokol kesehatan.
Kontributor : Rio Rosyid Ridho, dan Muhamad Rizal Fahlepi.

 

 

KONTRIBUTOR

PC IPNU LEBAK

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *