IPNU: RUSAK NYA MORALITAS PELAJAR BANTEN DI ERA DIGITALISASI 5.0

       Mohamad Dian Ketua Pimpinan Komisariat Perguruan Tinggi (PKPT) IPNU Universitas Primagraha Memaparkan – “Sepanjang Sejarah Pendidikan Di Banten tentu saja banyak yang mengalami permasalah sehingga untuk menciptakan pelajar yang berkompeten dan berjiwa kuat serta bermoralitas itu sulit, permasalah  pendidikan di provinsi banten sendiri tidak akan pernah berakhir selama pendidikan provisi banten masih tetap berjalan, pandangan ini melatar belakangi seperti faktor sosial budaya, teknologi. di jaman era digitalisasi ini kita semua di tuntut untuk mengenal,  memahami apa itu digital, maka tak heran banyak pelajar yang salah mengunakan media sosial  sehingga terjerumus kepada hal yang  bisa memicu rusak nya moral anak bangsa,  permasalah ini dapat mempengaruhi stabilitas fungsi dan tujuan pendidikan berdasarkan orientasi yang akan di capai.

Di masa pandemi seperti ini kita  di haruskan  untuk mengunakan KBM (kegiatan belajar mengajar) jarak jauh atau daring, maka banyak pelajar yang mengeluh dan tidak belajar dengan maksimal sehingga bisa mempengaruhi semangat anak bangsa untuk terus belajar.

Pandemi covid -19 saat ini sangtlah menakutkan bagi masyarakat banten khususnya . dan bisa menjadi kendala pendidikan di banten, menjaga pendidikan di banten adalah satu tugas dari seluruh aspek pemerintah prov banten sendiri, dengan adanya covid-19 ini, pembelajaran yang biasa nya di lakukan dengan sistem tatap muka kita beralih menjadi sistem daring atau belajar dengan jarak jauh. Akibat pandemi ini banyak tenaga pendidik dan peserta didika yang mengeluh akan ada nya ganguan jaringan. Dengan rasa yang berat hati tenaga pendidik dan peserta didik yang di haruskan menerima proses belajar yang menggukan sistem daring atau belajar jarak jauh.

Dengan belajar jarak jauh tidak hanya peserta didik dan pendidik saja yang mengeluh bahkan  banyak orang tua yang mengeluh  karena kurang efektifnya  pembelajaran daring dan  anak yang masih kurang faham akan media sosial, maka setiap tugas yang guru berikan, itu di kerjakan oleh orang tua siswa,

Bahkan tak hanya itu saja dampak dari sekolah tidak melakukan KBM ( kegiatan belajar mengajar ) dengan  tatap muka. Akibat rasa nyaman menggunakan media sosial banyak anak yang tidak segaja atau di segaja membuka situs yang di laran (pornografi) hal ini  bisa memicu  rusaknya moral anak bangsa yang tidak terkontrol oleh orang tua maupun guru di sekolah, Karena media sosial mudah untuk  mengakses hal- hal yang merusak moral anak bangsa , seperti yang sudah terjadi di banten yaitu “ parakan 01”  dikutif dari suara jogja.id- beberapa waktu  yang lalu public di gegerkan dengan beradarnya video mesum yang terjadi di banten.

Di ketahui dari video tersebut keduannya masih  berstatus pelajar, mereka  nekat melakuakan aksi mesum di siang bolong di sebuah ruko kosong di banten. Dan tidak hanya kasus parakan 01 saja sudah mencerminkan rusaknya moralitas pelajar di banten khususnya.  kasus parakan 01 itu pun belum selesai tetapi sudah muncul kasus baru yakni gangster di banten, yang mayoritas berisi usia – usia remaja atau usia pelajar, ini adalah contoh yang sudah terjadi dan menjadi cermin bahwa sudah rusaknya moralitas pelajar di  banten khusunya. Kemajuan bangsa Indonesia  tidak lepas dari  kemajuan di bidang pendidikan dalamarti pemerataan sanagat penting untukmejudkan kualitas pendidikan di banten khususnya.

Sesuai dengan peraturan gubernur banten no 31 tahun 2018 tentang pendidikan gratis di sekolah menengah atas negeri,sekolah menengah kejuruan dan sekolah khusus negeri, dalam pergub itu sudah jelas bahwa pemerintah pemprov banten berupaya untuk meningkatkan mutu pendidikan yang menjadi salah satu prioritas pembangunan sumber daya manusia.

Pemerintah daerah harus mengambil tindakan praktis untuk meningkatkan kualitas pendidikan masyrakat guna mencapai pendidikan yang lebih baik.   ini PR besar untuk pemerintah prov banten, demi menjaga kualitas pendidikan dan moralitas pelajar di prov banten. [ Penulis : Rekan Muhamad Dian  ]

Admin

Pengurus situs pelajarnubanten.or.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *