Marawis Al-Marjan Meriahkan Pembukaan Pelatihan Jurnalistik IPNU IPPNU Banten

    Penampilan tim marawis ketika memeriahkan acara.

Pelajarnubanten.or.idKabupaten Lebak, dalam acara pembukaan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan oleh IPNU IPPNU Banten di Ponpes Al-Marjan, tim Marawis Al-Marjan tampil dan memeriahkan acara. Dalam penampilannya, mereka membawakan tiga buah lagu yang mampu menarik perhatian peserta pelatihan jurnalistik. Senin (28/06/2021).

 

Menurut ungkapan Aurel dan Ira dalam wawancara, mereka hanya membutuhkan waktu satu malam dalam mempersiapkan penampilannya. Hal tersebut dibuktikan dengan kompaknya penampilan mereka dalam acara pembukaan tersebut.

“Alhamdulillah kami mampu mempersembahkan penampilan marawis dengan kompak dan selaras meski waktu latihan sangat singkat. Hal itu mungkin karena kami sudah terbiasa dan sudah saling peka sesama personel,” ujar Aurel dan Ira sebagai personel Marawis Al-Marjan.

 

Tentu tidak mudah bagi mereka untuk mencapai titik dimana mereka bisa kompak seperti sekarang ini, “saat latihan awal masuk menjadi personel Marawis Al-Marjan kami mengalami beberapa kesulitan dan kendala, dari mulai sulitnya belajar dasar-dasar tentang marawis hingga sempat mengalami memar tangan akibat belum terbiasa memukul alat marawis,” lanjut Ira.

 

Selain tampil dalam acara pembukaan pelatihan jurnalistik, Marawis Al-Marjan juga sudah sering sekali tampil di beberapa event seperti hajatan, acara-acara NU sebagai pengisi hiburan, dan perlombaan yang sudah mencetak berbagai prestasi.

 

Bagi personil Marawis Al-Marjan, Kegiatan mereka bukan hanya menambah pengalaman. Mereka bahkan sudah mampu mengumpulkan uang hasil honor dari panggung ke panggung. Menurut salah satu personil, biasanya mereka bisa mendapatkan honor manggung sebesar Rp500.000,- hingga Rp1.000.000,- yang kemudian dibagi rata kepada seluruh personil.

 

Nurul Faujiah, selaku vokalis Marawis Al-Marjan juga senior yang sudah lama bergabung dalam tim ini mengungkapkan harapannya bahwa ia ingin sekali mengundang pelatih-pelatih yang sudah menguasai dalam bidangnya agar Marawis Al-Marjan mampu membawa kebanggaan atas nama pondok, karena selama ini mereka hanya belajar otodidak tanpa pelatih yang benar-benar mumpuni dibidangnya.

 

“Marawis ini bukan hiburan semata melainkan sebuah penyampaian Dakwah atau syiar melalui syair, untuk itu saya sangat mengharapkan Marawis Al-Marjan mampu menjadi jalan agar pondok pesantren Al-Marjan dikenal banyak orang dan khalayak banyak,” ujar Nurul Faujiah.

 

Oleh: Ulfa Musyarofah (IPPNU Kab. Lebak)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *