PC IPNU IPPNU Tangsel Sukses Gelar Webinar Entrepeneur dan Launching KripNU

 

Webinar Entrepeneur dan Launching KripNU

pelajarnubanten.or.id,Tangerang Selatan Tangerang Selatan – Pengurus Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama’ (IPNU) Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama’ (IPPNU) Kota Tangerang Selatan sukses menggelar webinar entrepeneur dan launching KripNU, (Senin, 12/07/21).

Webinar ini mengusung tema “Membangun Organisasi yang Mandiri secara Finansial di Tengah Pandemi”. Webinar diadakan secara daring mulai pukul 13.00 – 16.00 WIB melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh 60 orang peserta dari berbagai kalangan, khususnya para pelajar.

Webinar ini menghadirkan 3 narasumber yakni Khotman Ahdan Mubarok (Sekretaris Himpunan Pengusaha Nahdliyin Tangsel), Farah Diba Hakamuddin (Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan DPMP3AKB Tangsel), dan Fajar Syahrullah (Chief Executive Officer Ventela). Webinar dipandu oleh Rekanita Sarah Nabila Mukhlis (Koordinator Kominfo PC IPPNU Tangsel) selaku MC sekaligus moderator.
Webinar ini dirangkai dengan launching produk pertama PC IPNU IPPNU Tangsel berupa produk makanan ringan keripik singkong dengan berbagai varian rasa yang diberi nama KripNU (Keripik Olahan Pelajar NU). KripNU ini merupakan hasil kolaborasi antara PC IPNU IPPNU Tangsel dengan salah satu usaha kecil menengah warga Nahdliyin Tangsel.

Acara ini bertujuan untuk memberikan wawasan baru bagi pelajar NU untuk dapat terjun dalam bidang wirausaha. Di tengah merebaknya wabah Covid-19, roda suatu organisasi harus tetap berjalan. Kemampuan berinovasi dengan menciptakan ide dan peluang berwirausaha menjadi salah satu jalan keluar guna mendorong finansial organisasi.
“Pelajar NU sekarang harus cerdas dalam melihat peluang yang ada di sekitarnya. Tidak melulu dalam setiap kegiatan hanya mengandalkan proposal. Oleh karena itu, salah satu terobosan pelajar NU Tangsel adalah menciptakan produk keripik singkong guna membangun organisasi yang mandiri secara finansial”, ungkap Rekanita Hilda Nur Hidayah selalu Ketua PC IPPNU Tangsel dalam sambutan acara tersebut.

Webinar ini diawali dengan keynote speaker dari K.H Abdullah Mas’ud selaku Ketua Tanfidziyah PC NU Tangsel. Beliau menyampaikan sejarah dari Nahdlatul Tujjar (Kebangkitan Saudagar). Nahdlatul Tujjar mendeklarasikan diri sebagai kekuatan basis ekonomi para kyai untuk berdakwah dan menyebarkan ilmu sambil berdagang. Pergerakan dari Nahdlatul Tujjar ini dijadikan basis untuk memperbaiki perekonomian rakyat. Beliau juga turut mensupport apa yang telah dilakukan oleh IPNU IPPNU Tangsel.

Narasumber pertama yakni Khotman Ahdan Mubarok menyampaikan tentang pentingnya organisasi yang mandiri secara finansial. Dia mengatakan bahwa usaha yang dilakukan pelajar NU Tangsel dengan adanya KripNU ini patut diapresiasi. Ini merupakan salah satu langkah membangun suatu organisasi yang mandiri secara finansial.
“Dalam membentuk organisasi harus terlebih dahulu dibangun 2 hal yakni tata kelola organisasi dan pendanaannya. Jangan membentuk organisasi tanpa manajemen yang baik dan tanpa dana. Lakukan apa saja terobosan-terobosan baru dengan optimis dan tanpa takut akan kegagalan”, ujar Ahdan.

Kemudian Farah Diba Hakamuddin selaku narasumber kedua juga menyampaikan tentang bagaimana cara efisien dalam memasarkan suatu produk. Dia menekankan pentingnya menentukan target pasar dan menyesuaikan strategi pemasaran yang lebih efektif di masa pandemi.
Sementara narasumber yang terakhir yakni Fajar Syahrullah membagikan kunci memulai wirausaha bagi pemula. Ia memaparkan kiat-kiat membangun suatu bisnis, skill-skill yang harus dimiliki dalam dunia usaha, dan tantangan-tantangan dalam berwirausaha. “Semua usaha yang kita jalankan harus dimanage dengan baik. Mulai dari produksi, finansial, desain, promosi, dll”, tegas Fajar.

Setelah penyampaian materi oleh ketiga narasumber, acara ini dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab. Peserta webinar sangat antusias dan menanyakan banyak hal kepada narasumber. Acara berjalan dengan lancar dan diakhir sesi ada penyerahan kenang-kenangan kepada narasumber dan berfoto bersama.

Kontributor : Anis Fazi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *